Paham akan pentingnya pendidikan
Paham akan pentingnya pendidikan
Setiap
warga Indonesia layak untuk mendapatkan kehidupan yang sejahtera. Seperti
halnya tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang bertuliskan, “...melindungi segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa,...”. Dari penggalan Pembukaan UUD 1945 tersebut
dapat disimpulkan bahwa bangsa Indonesia layak dan sepatutnya menerima
kesejahteraan umum serta pendidikan yang baik. Hal tersebut tentunya menjadi
momok tertentu bagi pemerintah Indonesia. Perlu diketahui juga bahwa kemajuan
suatu bangsa ditentukan oleh generasi penerus bangsa, yaitu generasi muda.
Generasi
muda memiliki peran yang cukup penting di dalam bangsa Indonesia. Peran para
pemuda inilah yang akan menentukan kesuksesan suatu negara. Ke arah yang
seperti apa suatu negara akan dibawa ditentukan oleh generasi muda yang
nantinya akan memegang kekuasaan di pemerintah suatu hari nanti. Sama seperti
yang telah disebutkan maka diperlukan tindakan yang tepat untuk meningkatkan
kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Salah satu tindakan yang
penting dan perlu diperhatikan diantaranya adalah bidang pendidikan. Sarana dan
Prasarana dalam pendidikan perlu dilakukan pengkajian setiap sekian periode,
untuk memenuhi kriteria terbaru serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Sarana
Pendidikan saat ini di Indonesia cukup digalahkan terlebih untuk sekolah dasar
sebagai proses awal pendidikan berlangsung. Dari data yang didapatkan di laman
kemdikbud nampak bahwa pembangunan sekolah setiap tahunnya mengalami
peningkatan yang cukup signifikan. Namun, cukup disayangkan bahwa jumlah dari
tahun ke tahun siswa yang bersekolah di sekolah dasar mengalami penurunan.
Ditambah lagi jumlah siswa SD yang putus sekolah mengalami kenaikan hingga pada
tahun ajaran 2018/2019 mencapai angka 57426 siswa. Hal tersebut perlu dilakukan
peninjaun latar belakang siswa SD mengalami putus sekolah.
Telah diketahui bahwa siswa dikenakan putus
sekolah atau dropouts apabila
melanggar peraturan yang ada di sekolah secara terus menerus ataupun melakukan
suatu tindakan yang memiliki sanksi droputs.
Namun, alangkah baiknya jika pemerintah juga ikut serta dalam meninjau
hal-hal lain yang terkait dalam meningkatnya angka putus sekolah siswa SD
tersebut. Beberapa jurnal membahas tentang alasan siswa SD mengalami putus
sekolah. Diantara beberapa alasannya adalah minat belajar, tingkat pendidikan
orangtua, perspektif atau pandangan orangtua mengenai pentingnya pendidikan
formal, tingkat pendapatan orangtua, dan jarak rumah menuju sekolah. Dari
beberapa alasan tersebut dapat dilihat bahwa masyarakat masih belum mengerti
benar pentingnya pendidikan formal. Hal ini sepatutnya pemerintah dan
masyarakat bekerjasama dalam hal pemberian penyuluhan terkait pentingnya
pendidikan formal bagi anak dan keluarganya.
Terkait hal-hal
tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan sarana dan prasarana yang
digalahkan oleh pihak pemerintah dan swasta untuk mencapai apa yang disebutkan
di pembukaan UUD 1945 tidak cukup dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia yaitu generasi muda sebagai sasaran utamanya. Sehingga juga perlu
dilakukan tindakan atau upaya berupa penyuluhan dan pendekatan terhadap
masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang dibutuhkan oleh anak-anak mereka
sebagai generasi penerus bangsa. Dengan terpenuhinya pendidikan oleh generasi
penerus bangsa tentunya akan berdampak positif terhadap masa depan suatu bangsa.
I love it.. you’re right.. tapi saat menunjukkan data bisa di kasih sumber data yang diambil okaay.. pendapat anda orang indonesia yang kurang peka tentang pentingnya pendidikan sangatlah benar, di pedesaan kecil yang jauh dari kota, orang tua biasanya memilih untuk mengajak anak pergi bekerja dari pada menyuruh mereka bersekolah. memang benar sekolah tidak menjamin kesuksesan seseorang, tetapi orang yang bersekolah biasanya sukses.
BalasHapus